peta situs

Rabu, 13 Mei 2026

Tokoh Gilika-Lawe Sepakat Bentuk Panitia Selesaikan Konflik Pelayanan dan Versi Masuknya Injil

 

JAYAPURA – Tokoh masyarakat, mahasiswa, dan senior dari wilayah Gilika dan Lawe menggelar pertemuan di Sekretariat KB-YUSIDABEUR, Kota Jayapura, Rabu (13/05/2026). Pertemuan ini membahas kemunduran pelayanan gereja dan perbedaan versi masuknya Injil di kedua wilayah. Hasilnya, peserta sepakat membentuk satu panitia bersama sebagai langkah awal penyelesaian masalah.

Poin-poin yang disampaikan dalam pertemuan:

1. Kekompakan tanpa perbedaan – Kaka Oknel Meke, S.M., menegaskan pentingnya menyatukan mahasiswa, masyarakat, dan senior dari Gilika dan Lawe sebagai langkah pertama.  

2. Kondisi pelayanan lumpuh – Pelayanan di Gilika dan Lawe lumpuh total karena minimnya tenaga penginjil. Saat ini hanya ada satu penginjil aktif, Bapak Agus Nahabil.  

3. Pelaporan ke Klasis Yalimo Eleim – Bapak Korneles Deal, S.IP., akan melaporkan hasil diskusi dan mengusulkan penyatuan tanggal masuknya Injil serta doa pemulihan di Gilika.  

4. Pembentukan panitia khusus – Kaka Ebeth Nelambo, S.M., dan Kaka Amsal Nahabial, S.Sos., mendorong dibentuknya panitia khusus sebelum pembentukan Panitia Yubelium.  

5. Dukungan 10 desa – Orang tua Yahaya Paluke menekankan kehadiran 10 desa dari Lawe dan Gilika sangat penting untuk sumber dana kegiatan.  

6. Mendekatnya waktu Yubelium – Kaka Sanatiel Nahabial mengingatkan waktu menjelang Yubelium 50 Tahun Emas sudah mendesak.  

7. Ruang dialog terbuka – Yuni Meke, Ketua IPM-Welben, dan Yosias Bomol, Ketua IPM-DB, mengajak semua pihak duduk bersama tanpa menolak salah satu versi sejarah masuknya Injil.

Tugas selanjutnya yang disepakati:

1. Membentuk satu panitia untuk menyelesaikan konflik pelayanan dan perbedaan tanggal masuknya Injil di Gilika.  

2. Menggelar doa pemulihan atas masalah kematian dan lemahnya kekompakan pelayanan.  

3. Senior yang hadir berkomunikasi dengan pihak yang belum terlibat untuk menyatukan pikiran.  

4. Setelah kesatuan tercapai, konfirmasi kembali ke Pengurus KB-YUSIDABEUR dan KB-Kapasisigal untuk menyiapkan agenda pembentukan panitia.  

5. Fokus ke persiapan Panitia Yubelium 50 Tahun Emas di wilayah Gilika.


Oleh, Eliaser Wabuk 

Sekretaris Umum KB-YUSIDABEUR Rayon Gilika di Kota Jayapura 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HMP Pendidikan Sejarah FKIP-UNCEN Gelar Diskusi Peringati Hari Buku Nasional

Doc: Foto bersama pemateri pada 15/05/2026. Jayapura, 17 Mei 2026 – Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Cenderawasi...